Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
29 Aug 2026 17 pembaca ADMIN Puskesmas Balaraja

PETUGAS PUSKESMAS BALARAJA LAKUKAN PENYELIDIKAN EPIDEMIOLOGI KASUS MALARIA

Balaraja – Petugas surveilans, malaria, dan promosi kesehatan Puskesmas Balaraja melakukan penyelidikan epidemiologi di wilayah Permata Balaraja pada hari Sabtu. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan yang diterima Puskesmas dari salah satu Rumah Sakit di wilayah Banten. Kepala Puskesmas Balaraja menjelaskan, penyelidikan epidemiologi ini merupakan bagian dari penelusuran kasus malaria yang terjadi di wilayah kerjanya. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menemukan sumber penularan dan mencegah terjadinya penularan yang lebih luas.“Begitu mendapat laporan dari Rumah Sakit, petugas langsung turun ke lapangan. Kami melakukan penelusuran untuk mengetahui riwayat perjalanan pasien dan kemungkinan sumber penularannya,” ujar Kepala Puskesmas Balaraja.

Berdasarkan hasil penelusuran, pasien diketahui tertular malaria di salah satu kabupaten di Provinsi Lampung. Pasien tersebut pergi ke Lampung untuk bekerja sekaligus mengunjungi anaknya yang tinggal di sana. Satu hari sebelum pulang ke Tangerang, pasien mulai mengeluhkan sakit kepala, demam, tidak enak badan, dan sedikit menggigil. Saat dalam perjalanan pulang ke Tangerang, pasien kemudian menjalani pengobatan di salah satu Rumah Sakit di wilayah Banten.

Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Nyamuk ini biasanya menggigit pada sore hingga pagi hari. Gejala malaria yang perlu diwaspadai antara lain demam, menggigil, mual, muntah, sakit kepala, nyeri otot, napas cepat, dan detak jantung meningkat. Jika tidak ditangani segera, malaria dapat menimbulkan komplikasi serius seperti anemia, gangguan pernapasan, kerusakan sistem saraf, hingga kerusakan otak. Namun, malaria dapat disembuhkan dengan pengobatan intensif yang tepat di Rumah Sakit.

Balaraja – Petugas surveilans, malaria, dan promosi kesehatan Puskesmas Balaraja melakukan penyelidikan epidemiologi di wilayah Permata Balaraja pada hari Sabtu. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan yang diterima Puskesmas dari salah satu Rumah Sakit di wilayah Banten. Kepala Puskesmas Balaraja menjelaskan, penyelidikan epidemiologi ini merupakan bagian dari penelusuran kasus malaria yang terjadi di wilayah kerjanya. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menemukan sumber penularan dan mencegah terjadinya penularan yang lebih luas.“Begitu mendapat laporan dari Rumah Sakit, petugas langsung turun ke lapangan. Kami melakukan penelusuran untuk mengetahui riwayat perjalanan pasien dan kemungkinan sumber penularannya,” ujar Kepala Puskesmas Balaraja.

Berdasarkan hasil penelusuran, pasien diketahui tertular malaria di salah satu kabupaten di Provinsi Lampung. Pasien tersebut pergi ke Lampung untuk bekerja sekaligus mengunjungi anaknya yang tinggal di sana. Satu hari sebelum pulang ke Tangerang, pasien mulai mengeluhkan sakit kepala, demam, tidak enak badan, dan sedikit menggigil. Saat dalam perjalanan pulang ke Tangerang, pasien kemudian menjalani pengobatan di salah satu Rumah Sakit di wilayah Banten.

Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Nyamuk ini biasanya menggigit pada sore hingga pagi hari. Gejala malaria yang perlu diwaspadai antara lain demam, menggigil, mual, muntah, sakit kepala, nyeri otot, napas cepat, dan detak jantung meningkat. Jika tidak ditangani segera, malaria dapat menimbulkan komplikasi serius seperti anemia, gangguan pernapasan, kerusakan sistem saraf, hingga kerusakan otak. Namun, malaria dapat disembuhkan dengan pengobatan intensif yang tepat di Rumah Sakit.

Kepala Puskesmas Balaraja mengimbau masyarakat yang bepergian ke daerah endemis malaria agar lebih waspada. “Jika setelah berkunjung ke daerah endemis muncul gejala yang mengarah ke malaria, segera periksa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. Pengobatan yang tepat dan sesuai dapat mencegah terjadinya komplikasi serius akibat malaria,” tegasnya.



Puskesmas Balaraja/ Promkes/ LF

Nomor: PR/56-PkmBlj/VIII/2026






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.