Puskesmas Balaraja Gencarkan Sosialisasi TBC, Kusta, dan CKG Gratis di Desa Sentul
Puskesmas Balaraja – Upaya percepatan eliminasi penyakit Tuberculosis
atau TBC dan Kusta di wilayah kerja Puskesmas Balaraja terus digencarkan. Hal
itu ditandai dengan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi TBC, Kusta, dan Cek
Kesehatan Gratis atau CKG di Aula Desa Sentul pada hari Jumat, 5 Juni 2026.
Kegiatan yang menyasar para kader kesehatan, ketua RT, RW, serta stakeholder
desa ini menjadi langkah awal dari rangkaian sosialisasi yang akan menyasar
desa-desa lain di wilayah Kerja Puskesmas Balaraja. Dengan melibatkan langsung
para penggerak di tingkat masyarakat, Puskesmas Balaraja berharap pesan deteksi
dini dan penghapusan stigma terhadap kedua penyakit menular tersebut dapat
tersampaikan secara efektif hingga ke lapisan warga paling bawah.
Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh Sekertaris
Desa Sentul sebagai perwakilan Pemerintah Desa Sentul, Bapak Asep, yang dalam
sambutannya menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga
kesehatan lingkungan. Setelah pembukaan, rangkaian pemaparan materi langsung
dimulai. Sesi pertama disampaikan oleh dr. Anastasya yang fokus mengulas secara
komprehensif mengenai penyakit TBC dan Kusta. Dalam paparannya, dr. Anastasya
mengingatkan bahwa kedua penyakit ini seringkali tidak terdeteksi pada tahap
awal karena gejalanya yang samar dan mirip dengan penyakit ringan lainnya. Ia
menegaskan bahwa kunci keberhasilan pengobatan terletak pada kecepatan penemuan
kasus. Semakin cepat TBC dan Kusta ditemukan, maka penanganan yang diberikan
akan semakin cepat, tepat, dan yang paling penting, penyakit tersebut
dipastikan bisa disembuhkan sepenuhnya. dr. Anastasya juga menjelaskan secara
runtut mengenai perjalanan penyakit TBC, mulai dari bagaimana kuman
Mycobacterium tuberculosis masuk dan berkembang di dalam tubuh, mekanisme
penularan melalui percikan dahak saat batuk atau bersin, tanda-tanda awal yang
harus diwaspadai, metode deteksi TBC, hingga alur pengobatan selama 6 bulan
yang harus dituntaskan agar tidak terjadi resistensi obat.
Memasuki sesi kedua, materi mengenai penyakit Kusta
disampaikan oleh Vivi Zulfarida, Amd.Kep. Di hadapan para ibu kader dan
perwakilan warga, Ibu Vivi menjelaskan alasan utama mengapa para kader dan
stakeholder desa menjadi target undangan utama dalam kegiatan ini. Ia
menekankan bahwa keberhasilan pengobatan Kusta tidak hanya bergantung pada
layanan kesehatan formal seperti Puskesmas, tetapi sangat ditentukan oleh peran
orang-orang terdekat penderita. Kader, RT, RW, dan keluarga memiliki posisi
strategis untuk segera melaporkan dan mendorong penderita agar mau memeriksakan
diri ke layanan kesehatan tanpa rasa takut atau malu. Vivi Zulfarida juga
memberikan pemahaman mendalam mengenai Kusta, sebuah penyakit yang masih
menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Ia menyampaikan data bahwa
Indonesia saat ini menempati posisi sebagai negara dengan jumlah penderita
Kusta tertinggi ketiga di dunia. Fakta ini menjadi pengingat keras bahwa
kewaspadaan dan edukasi berkelanjutan harus terus dilakukan agar kasus baru
dapat ditekan dan rantai penularan dapat diputus sejak dini.
Sesi ketiga sekaligus terakhir diisi oleh Subri, Amd.Kep
yang memaparkan alur pelayanan Cek Kesehatan Gratis atau CKG yang akan segera
dilaksanakan di Posyandu Desa Sentul. Subri menjelaskan bahwa selama bulan Juni
2026, Puskesmas Balaraja akan menurunkan petugas khusus untuk melakukan
skrining CKG yang difokuskan pada deteksi TBC dan Kusta. Pemeriksaan ini akan
diintegrasikan bersamaan dengan kegiatan Posyandu rutin bulanan agar menjangkau
lebih banyak warga, mulai dari balita, ibu hamil, hingga lansia. Subri meminta
dukungan penuh dari para ibu kader, ketua RT, dan RW untuk membantu
menyebarluaskan informasi kepada seluruh warga. Para kader diharapkan mampu
menjelaskan secara sederhana kepada masyarakat bahwa pemeriksaan ini gratis,
tidak menyakitkan, dan bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi warga yang enggan datang ke Posyandu
karena takut atau tidak memahami tujuan dari program CKG tersebut.
Kepala Puskesmas Balaraja, dr. Hj. Sulastri, M.IP,
menyampaikan bahwa Desa Sentul dipilih sebagai titik awal program sosialisasi
dan CKG terpadu ini pada bulan Juni. Menurutnya, pemilihan Desa Sentul
didasarkan pada kesiapan kader dan dukungan penuh dari pemerintah desa. Ke
depan, model kegiatan serupa akan dilaksanakan secara bertahap ke desa-desa
lain di wilayah kerja Puskesmas Balaraja pada bulan-bulan berikutnya. dr.
Sulastri menegaskan bahwa tujuan utama dari seluruh rangkaian kegiatan ini
adalah meningkatkan kesadaran masyarakat secara luas terhadap bahaya TBC dan
Kusta. Lebih dari itu, Puskesmas ingin memastikan bahwa program deteksi dini
berjalan efektif sehingga masyarakat mau dan tidak ragu untuk memeriksakan
kesehatannya. Salah satu tantangan terbesar yang ingin diatasi melalui
sosialisasi ini adalah mengurangi stigma negatif yang masih melekat pada
penderita TBC dan Kusta di tengah masyarakat.
Dengan terlaksananya sosialisasi dan dimulainya program CKG TBC dan Kusta di Desa Sentul, dr. Hj. Sulastri berharap akan terjadi perubahan signifikan dalam pola pikir dan perilaku masyarakat. Ia optimistis bahwa jika masyarakat sudah paham, mau melapor, dan mau berobat sejak dini, maka target penurunan kasus TBC dan Kusta di wilayah kerja Puskesmas Balaraja dapat tercapai lebih cepat. Puskesmas Balaraja berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah desa, kader, dan seluruh elemen masyarakat agar tidak ada lagi warga yang terlambat mendapatkan penanganan karena malu atau tidak tahu harus ke mana. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari desa.
Puskesmas Balaraja/Promkes/LF
Nomor: PR/44/-PkmBalaraja/VI/2026
Berita Lainnya
-
01 Jul 2026
Puskesmas Balaraja Raih Juara 1 Capaian ASPAK se-Kabupaten Tangerang 2026
BALARAJA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Puskesmas Balaraja. Pada Pertemuan Mutu Pelayanan Kesehatan yang ...
-
26 Jun 2026
Puskesmas Balaraja Gencarkan Sosialisasi TBC, Kusta, dan CKG Gratis di Desa Sentul
Puskesmas Balaraja – Upaya percepatan eliminasi penyakit Tuberculosis atau TBC dan Kusta di wilayah kerja ...
-
24 Jun 2026
UPTD PUSKESMAS BALARAJA GELAR PELAYANAN DOKTER SPESIALIS ANAK (DSA) UNTUK OPTIMALISASI KESEHATAN ANAK
UPTD Puskesmas Balaraja Gelar Pelayanan Dokter Spesialis Anak (DSA) untuk Optimalisasi Kesehatan Anak Balaraja, Tangerang ...
-
22 Jun 2026
PETUGAS KESEHATAN PUSKESMAS BALARAJA MELAKUKAN PEMBINAAN DAN CEK KESEHATAN RUTIN PETUGAS CATERING CV. ANNISA RIZKI DI VILLA BALARAJA.
Balaraja, 22 Juni 2026 – Petugas kesehatan Puskesmas Balaraja melaksanakan kegiatan pembinaan dan pemeriksaan kesehatan ...
-
21 Jun 2026
Kunjungan Rumah Terhadap Pasien Campak untuk Tekan Risiko Penularan
Balaraja – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta respons cepat terhadap laporan penyakit ...